keskiviikko, 23. tammikuu 2019

Perumahan PPRG Dapat Pembiayaan KPR dari BTN

Tukang Cukur yang terhimpun dalam Perhimpunan Persaudaraan Pencukur Rambut Garut (PPRG) begitu berbahagia, sebab pekerja bidang informal ini memperoleh pembiayaan murah dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk untuk memperoleh rumah murah. 

Baca Juga : Harga Besi Beton Ulir dan Harga Besi Beton

Direktur Penting Bank BTN, Maryono menjelaskan, pihaknya lihat jika ada prinsip yang kuat dari beberapa anggota PPRG untuk mempunyai rumah, meningkatkan bisnisnya sampai ingin bangun museum serta membuat wahana wisata di seputar Garut. 

"Jadi kami optimis potensi ekonomi beberapa pencukur rambut Garut biasanya bisa berkembang cepat hingga diperlukan service layanan perbankan yang oke," kata Maryono selesai melihat acara Penempatan Batu Pertama Pembangunan Perumahan PPRG di Garut, Jawa Barat, Sabtu (19/1). 

Perumahan PPRG itu, terdapat di tanah seluas 50.000 mtr. persegi (m2) di Desa Sukamukti, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pada step pertama akan dibangun seputar 150 unit rumah type 30/60 dengan harga jual seputar Rp 130 juta. 

Baca Pula : Harga Besi Beton Perbatang

Pembangunan rumah akan dikerjakan dengan setahap bersamaan dengan pelebaran tempat perumahan yang direncanakan sampai 100.000 mtr. persegi. Bank BTN akan menolong proses administrasi buat komune pencukur rambut menjadi debitur yang wajar terima program KPR Subsidi. Diluar itu sesuai dengan yang dijanjikan Pemerintah, bunga KPR Subsidi di tentukan masih sebesar 5 % dengan uang muka minimum 1 %. 

"Tidak hanya bunga yang mudah, penduduk pun dikasih kemudahan uang muka oleh Kementerian Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat sejumlah Rp 4 juta. Akhirnya, cicilan rumah yang akan dibayar debitur cuma seputar Rp 800.000 dengan tenor KPR optimal 20 tahun," kata Maryono.

keskiviikko, 23. tammikuu 2019

Jokowi Apresiasi Pembangunan Rumah Subsidi bagi Tukar Cukur

Presiden Joko Widodo (Jokowi) lakukan penempatan batu pertama sinyal dimulainya pembangunan rumah bersubsidi buat beberapa tukang cukur di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Tukang cukur yang terhimpun dalam Persaudaraan Memotong Rambut Garut (PPRG) itu bisa mempunyai rumah type 30/ 60 dengan cicilan Credit Pemilikan Rumah Sarana Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) cuma Rp 800.000 per bulan. 

Baca Juga : Harga Tandon Air dan Harga Tangki Air

"Ini rumah contoh yang akan dibuat type 30 tanahnya seluas 60 mtr.. Lebar ini tempat tinggalnya," tutur Presiden Jokowi, selesai lakukan Penempatan Batu Pertama Perumahan Persaudaraan Pangkas Rambut Garut (PPRG) di Garut, Sabtu (19/1) 

Presiden menuturkan, angsuran yang mesti dibayarkan oleh anggota PPRG per bulan ialah Rp 800.000. Mengenai harga jual rumah seputar Rp 130 juta per unit. Pembangunan rumah PPRG di Garut ini gagasan akan dibuat sekitar 500 unit. Untuk step pertama akan dibuat 150 unit. 

"Perumahan PPRG ini telah laris 140 rumah. Berarti minat dari anggota PPRG telah mengambil cukuplah tinggi. Tinggal bekasnya selanjutnya menyusul," pungkasnya. 

Simak Juga : Harga Toren Air dengan Harga Triplek

Jokowi menjelaskan, untuk mensukseskan Program Satu Juta Rumah yang jadi salah satunya program penyediaan perumahan, pemerintah akan mempersiapkan pertolongan perumahan di propinsi dengan menggandeng komunitas-komunitas. "Jika komune menginginkan nanti sarana credit disediakan pemerintah melalui subsidi FLPP. Bagus kan," kata Jokowi. 

Selain itu, Menteri Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (Menpupera), Basuki Hadimuljono menjelaskan, pihaknya selalu menggerakkan beberapa pekerja non resmi yang terhimpun dalam komune dapat mempunyai rumah dengan memperoleh subsidi perumahan. 

"Ini ada sejarahnya, kebetulan saya pemakai layanan cukur di seputar Pasar Santa, Jakarta. Saya bertanya Pak Irawan, tukang cukur saya, berapakah uang yang di kirim ke kampung halaman? Tiap-tiap minggu Rp 400.000 tuturnya. Telah miliki rumah? Belumlah tuturnya. Walau sebenarnya mereka dapat mencicil KPR. Kempupera ada KPR FLPP yang pun dialirkan BTN. Saya tanyakanlah apa BTN dapat memfasilitasi PPRG. Lalu dirapatkan oleh BTN serta PPRG supaya sesuai dengan dengan proses," kata Basuki. 

Simak Juga : Harga Multiplek dengan Harga Triplek Melamin

Ketua PPRG, Irawan menjelaskan, jumlahnya anggotanya sekarang ini sekitar 4.000 orang serta ada banyak yang belumlah mempunyai rumah. "Kami begitu susah memperoleh KPR sebab menjadi pekerja non resmi kurang diakui besaran pendapatannya. Kami begitu berterimakasih pada pemerintah, sekarang pekerja non resmi dapat memperoleh KPR Subsidi," kata Irawan. 

keskiviikko, 23. tammikuu 2019

Ganda Land Kembangkan Proyek Rp 1 Triliun di Bali

PT Property Bali Benoa (Ganda Land Grup) meningkatkan project Condovilla (Condominium and Villa) Lavaya seluas 2,3 hektar dengan nilai investasi Rp 1 triliun, di lokasi Tanjung Benoa, Nusa Dua, Bali. Direktur Penting PT Property Bali Benoa, Irawan Lau, menjelaskan, Condovilla Lavaya yang mempunyai ketinggian enam lantai adalah project premium residence and resort pertama di lokasi Tanjung Benoa. 

Baca Juga : Harga Kusen dengan Harga Kusen Pintu Aluminium

"Mengenai harga Lavaya Nusa Dua di tawarkan begitu bersaing dari mulai Rp 1 miliar per unit," papar Irawan Lau, dalam tayangan wartawan yang di terima Sabtu (19/1). Menurut Irawan, fakta pihaknya pilih Bali menjadi peningkatan project paling baru, sebab mempunyai tingkat kinjungan wisatawan domestik ataupun mancanegara paling tinggi di Indonesia. 

"Tidak hanya kearifan budaya lokalnya, hamparan pasir putih di selama pantai yang melingkari hampir semua lokasi, pun meningkatkan daya magis Bali menjadi tujuan wisata favorite buat wisatawan," pungkasnya. 

Baca Juga : Harga Kusen Jendela dengan Harga Pasir

Irawan menyatakan, perizinan project Lavaya Nusa Dua diyakinkan telah tuntas. Karenanya, pihaknya telah kerjakan project serta progres pembangunan sekarang ini telah sampai lantai paling atas. "Taktik kami ialah bangun dulu, baru lalu menjualnya. Ini bentuk prinsip kami dalam mengawasi keyakinan customer," tegasnya. 

Irawan memberikan, untuk mewujudkan pembangunan project yang berkualitas serta pas waktu, pihaknya menunjuk PT Adhi Persada Gedung (APG) menjadi main contractor. Diluar itu, untuk kenyamanan serta cuan (keuntungan) untuk investasi pemilik unit, Ganda Land merajut kerja sama dengan operator hotel internasional terkenal, Marriott Internasional. 

Simak Juga : Harga Pasir Lumajang dan Harga Batu Split

"Kami suka sekaligus juga bangga dapat berpartner dengan Marriott Internasional yang membawa brand AC Hotels ke Indonesia. Karena, reputasi mereka pada usaha operator hotel di mancanegara telah tidak kembali disangsikan," ujarnya. 

 

keskiviikko, 23. tammikuu 2019

Berlian Mielerie Bidik Generasi Milenial

Janganlah kira mudah generasi milenial. Beberapa anak muda sekarang malah mempunyai hasrat tinggi pada perhiasan berlian. Tidak hanya digunakan menjadi perhiasan, mereka juga melek investasi hingga sekaligus juga jadikan perhiasan menjadi tabungan. 

“Anak muda saat ini lebih berani spend money untuk perhiasan berlian. Karenanya kami mengarah fragmen anak muda, generasi milenial,” papar CEO PT.Mielerie Perhiasan Indonesia Ryan Alderie di celah peluncuran brand Mielerie di Bandung. 

Untuk mengarah pasar milenial itu, Mielerie menyediakan perhiasan berdesain sederhana. Dari bagian harga, walau sebagian besar bernilai Rp10-20 juta, Mielerie pun menyiapkan berlian bernilai Rp5 juta. “Harga itu pas untuk anak muda, baik untuk digunakan keseharian ataupun untuk moment tunangan serta pernikahan,” tutur Ryan. 

Mielerie pun melayani penjualan dengan online.”Tapi sebab nilai perhiasan ini tinggi, kami antar langsung ke customer, termasuk juga ke luar kota,” kata Ryan yang menghasilkan perhiasan berlian berkualitas dengan bahan baku berlian terunggul dari Hong Kong. 

Baca Juga : Harga Bahan Bangunan dan Harga Material Bangunan

Sekarang ini, papar Ryan, dalam sebulan, Mielerie menghasilkan 350 pieces perhiasan berlian. “Saat ini kami masih tetap konsentrasi di pasar seputar Bandung, akan tetapi tujuan selanjutnya Mielerie akan buka di kota-kota lainnya seperti di Jakarta,” tandas Ryan. 

Minggu ke-3 di tahun 2019 periode 14-18 Januari pasar masih tetap tunjukkan sentimen positif dengan Indeks Harga Saham Kombinasi (IHSG) naik sebesar 1,36 % ke 6.448,16 dari 6.361,46 pada penutupan pada minggu awal mulanya. Pada minggu ini, investor asing menuliskan beli bersih (net buy) sebesar Rp 6,39 triliun 

"Searah kenaikan IHSG, nilai kapitalisasi bursa naik 1,38 % jadi Rp 7.317,97 triliun dari Rp 7.218,11 triliun pada penutupan minggu awal mulanya" demikian data Bursa Dampak Indonesia (BEI) yang diambil redaksi Minggu (20/1). 

Sesaat rata-rata volume transaksi harian naik 1,47 % jadi 12,95 miliar saham dari 12,76 miliar saham dari minggu kemarin. Lalu rata-rata nilai transaksi harian BEI naik 1,73 % jadi Rp 9,35 triliun dari Rp 9,19 triliun pada penutupan minggu awal mulanya. 

Baca Pula : Harga Wallpaper Dinding dan Harga Wallpaper

Mengenai rata-rata frekwensi transaksi harian BEI naik 1,27 % jadi 491.540 kali transaksi dari 485.370 kali transaksi dari minggu kemarin. Pada minggu ini investor asing menuliskan beli bersih sebesar Rp 6,39 triliun serta sampai dengan minggu ke-3 di tahun 2019 investor asing menuliskan beli bersih sebesar Rp 10,43 triliun.

keskiviikko, 23. tammikuu 2019

Suvenir Sarung Tinju Bakowatut Dukung Wisata Bogor

Bogor adalah tujuan wisata di Jawa Barat yang menarik buat beberapa wisatawan domestik serta mancanegara. Bersamaan dengan itu, beberapa suvenir (kerajinan tangan) juga di kembangkan untuk isi kekuatan pasar dari pasar wisatawan itu. 

Baca Juga : Harga Keramik dan Harga Keramik Platinum

Salah satunya souvenir yang begitu ciri khas itu ialah sarung tinju dengan merk Bakowatut. Sarung tinju Bakowatut ini terbuat berbahan fiber dengan kualitas yang baik. Kehadiran Bakowatut makin meningkatkan khasanah souvenir menjadi oleh-oleh buat wisatawan yang bertandang ke Kota Bogor. Kerajinan tangan sarung tinju itu di produksi di Gang Pacilong, Kebon Pedes, Kota Bogor. 

“Miniatur sarung tinju itu begitu memberi dukungan wisata Bogor. Tidak hanya unik, pilihan buat wisatawan juga makin bertambah,” kata Herman Taher, salah satunya masyarakat Bogor. 

Kekhasan dari Bakowatut, katanya, makin meningkatkan ingin tahu buat beberapa calon konsumen. Sekarang ini suvenir itu dibikin oleh Matheus Moa. Ia menuturkan usaha menghasilkan suvenir itu telah ditelateni semenjak satu dekade yang lalu. Akan tetapi, hal tersebut baru diseriusi sesudah berhenti menjadi pelatih tinju, salah satunya saat pimpin Sasana Komodo. 

Baca Juga : Harga Keramik Per dus dengan Harga Kayu Balok

“Ini memerlukan ketekunan hingga membuahkan suvenir yang bagus. Juga sekaligus untuk isi waktu senggang dengan berkreasi semacam ini,” tutur Matheus. 

Sekarang ini, miniatur sarung tinju yang di produksi terbagi dalam beberapa ukuran serta warna. Untuk yang kecil dapat jadi gantungan kunci, lantas yang tengah serta besar bisa saja penghias ruang. Untuk sekali produksi dengan 50-100 unit sarung tinju memerlukan waktu 3-7 hari. Harga jual dari mulai Rp 30.000 untuk ukuran kecil sampai Rp 500.000 untuk ukuran suvenir sarung tinju yang besar. 

Kedatangan suvenir ini makin menyokong wisata Kota Bogor yang sampai kini populer dengan panorama alam, sarana bersejarah, serta peninggalan budaya dan kultur penduduk jadi kekhasan Bogor hingga patut didatangi. 

Baca Juga : Harga Kayu Kaso dengan Harga Kayu Papan

Sekalinya hanya terbatas, suvenir sarung tinju telah menebar ke sejumlah kota di Indonesia. Tidak hanya di jual pada event-event spesifik, beberapa peminat Bakowatut juga pesan di luar kota. Sekarang ini, Bogor mempunyai beberapa kerajinan tangan yang jadi keunikan Bogor, seperti talas Bogor, kaus Unchal, miniatur Kujang, talas Bogor, batik catat, lesung keramik, serta wayang golek.